Minggu, 27 November 2016

Tidur Semalam di Pantai Banli


Bagi kalian yang hobinya traveling dan camping, mungkin tidur di  gunung, hutan, atau pantai itu hal yang biasa dan menyenangkan, tapi tidak bagi saya yang dari dulu menyukai petualangan  seperti  seorang backpacker, tapi kesempatan untuk traveling sambil camping jarang saya dapatkan, karena terbentur dengan kesibukan saya sebagai kepala keluarga yang berbakti pada keluarga dan negara. 
       Setelah menunggu akhirnya kesempatan itu datang, tepatnya minggu yang lalu saya bersama tim 1000 Guru Kupang mendatangi sebuah Desa yang kecil dan boleh dibilang desa terpencil yaitu Dusun Banli, Desa Op, Kecamatan Nunkolo – TTS. Dusun Banli mempunyai Pantai yang indah, bersih, sangat biru dan cukup berombak karena pantai ini berhadapan langsung dengan Australia. Setelah menyelesaikan aktivitas, kami pun langsung pergi ke pantai yang letaknya tidak jauh dari tempat kami menginap. Rencana awalnya kami hanya ingin membuat api unggun dan menerbangkan beberapa lampion, tapi setelah melihat suasana pantai yang indah dan tenang serta bulan yang terang, kami pun memilih untuk membawa peralatan tidur kami dan bermalam di pinggir pantai ditemani oleh beberapa orang yang sedang memancing. Sebenarnya ini tidak bisa dibilang camping karna kami tidak membawa peralatan camping yang lengkap, yang kami bawa hanyalah sleeping bag, tikar, selimut, terpal, jeket tebal untuk alas kami tidur agar tidak terlalu kedinginan serta kopi dan snack untuk besok menyambut datangnya pagi. Karena kecapaian kami pun langsung tertidur dengan cepat, hanya api unggun dan kebersamaan yang erat yang menghangatkan kami malam itu dan berharap keesokan harinya dapat melihat sunrise yang paling indah di Pantai Banli. Setelah terjaga semalaman, kira – kira pukul 05.00 subuh kami semua sudah bangun dan bersama – sama menanti sunrise yang sudah kami tunggu – tunggu dari semalam.  Ternyata sunrise di Pantai Banli benar – benar indah, rasa capai dan ngantuk yang mungkin masih tersisa terbayar tuntas oleh keindahan dan kesejukan pantai selatan ini, fajar pagi yang benar – benar kami resapi. Seperti tak ingin melewatkannya, kami pun langsung mengabadikan momen langka ini dengan berfoto dan berselfie bersama sambil ditemani segelas kopi dan snack yang menambah hangatnya kebersamaan kami pagi itu. Tidur semalam di Pantai Banli adalah pengalaman yang  sungguh menyenangkan, pengalaman langka yang tidak disangka, dan pengalaman yang membuat saya sadar bahwa kebersamaan kecil pun bisa menciptakan keindahan yang besar, mungkin karna kebersamaan kami alam pun ikut  bersahabat, dan saya berharap dimana pun dan kapan pun kita berada kita harus lebih mencintai dan menjaga alam yang Tuhan titipkan kepada kita agar besok lusa kita bisa menikmatinya lagi dengan berbagai kekayaan alam yang sudah Tuhan sediakan.













                                                          Video : Foto bersama Sunrise













Kamis, 24 November 2016

"Ma Fena Lo ..."

         

          “Pengalaman adalah guru yang paling baik”, dan pasti dari pengalaman kita akan mendapatkan sesuatu yang baik. Pengalaman itu saya dapat ketika mengikuti kegiatan sosial Traveling and Teaching bersama komunitas 1000 Guru Kupang di sebuah Desa yang kecil yaitu Dusun Banli, Desa Op, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten TTS.  1000 Guru Kupang adalah sebuah komunitas yang  peduli terhadap pendidikan dari anak – anak yang ada di NTT terutama di daratan Timor yang memiliki keterbatasan dalam hal keadaan sekolah yang tidak memadai, sarana dan prasarana, serta keadaan lingkungan yang tidak mendukung untuk anak – anak ini bisa mendapatkan pendidikan yang layak seperti mereka yang bersekolah di kota. 1000 Guru Kupang melakukan pendekatan dengan cara mengunjungi untuk memotivasi, memberikan dorongan, serta memberikan sedikit bantuan dari apa yang mereka punya. Dalam kunjungannya yang ke 8 (Traveling and Teaching 8), tim 1000 Guru Kupang yang terdiri dari 25 orang Pengajar ini disambut meriah dengan natoni serta tari – tarian oleh anak – anak SDN TRK (Tambahan Ruang Kelas) Banli serta para warga setempat. SDN TRK Banli memiliki 107 siswa yang terbagi dalam 6 ruang kelas dengan keadaan kelas yang sangat sederhana dimana semua ruang kelasnya terbuat dari kayu bebak yang rentan sekali untuk roboh ketika musim hujan dan angin tiba.
Pada kesempatan itu saya bersama 24 pengajar dan tim 1000 Guru Kupang memberikan sedikit ilmu yang kita miliki, bukan saja ilmu pasti tapi lebih ke motivasi, dorongan dan dedikasi, serta sugesti agar mereka tetap miliki cita – cita dan harapan yang pasti di masa depan. Tidak hanya memberikan ilmu dan motivasi, sesekali kami juga memberikan sedikit rejeki yang kami miliki dalam bentuk game dan quis berhadiah, dengan tujuan agar mereka tetap semangat dan gembira dengan kedatangan kami di tengah – tengah mereka. Bukan hanya tentang pendidikan, tapi Tim 1000 Guru Kupang mengadakan penyuluhan sikat gigi, pemeriksaan kesehatan untuk anak – anak sekolah dan para warga serta memberikan hiburan nonton bersama ditengah gelapnya Dusun Banli. Setelah melakukan semua kegiatan yang telah kami rencanakan, alam Dusun Banli pun membalas kedatangan kami dengan pemandangan dan udara yang segar yang telah tersedia di Pantai Banli yang letaknya tidak jauh dari tempat kami menginap. Pantai Banli memiliki pasir dan batu yang tidak kalah bagusnya dengan Pantai Kolbano, pantai warna biru muda dan biru tua yang terbentang luas seperti hati kami pun ingin lepas tanpa alas bermain bersama  anak – anak dengan bebas. Tidak hanya pantainya yang indah, budaya, kesederhanaan, kebaikan serta keramahan para warga membuat kami merasa bahwa mereka adalah keluarga yang mungkin selama ini kita tidak ingin terlalu tau tentang mereka, karna pola hidup dan keadaan mereka tidak sama seperti kita yang hidup dilingkungan yang serba ada. Walaupun hanya 2 hari kami disana, tapi Dusun yang kecil ini banyak memberikan kami pengalaman yang bahkan lebih dari kata baik. Dan sebernarnya bukan kita lah yang memberi pelajaran dan motivasi kepada mereka, tetapi mereka lah yang banyak memberikan pelajaran dan motivasi kepada kita tentang sebuah kata yang kita lupa untuk mengucapkannya yaitu kata syukur.
          Akhir dari sebuah perjalanan, kesimpulan dari sebuah pengalaman bahwa Tanah Timor terlalu indah untuk di ceritakan dan sebuah ungkapan dari Desa Op, Dusun Banli yang melambangkan kebahagiaan serta rasa syukur saya untuk pengalaman ini adalah “ma fena lo …” yang artinya  “lu talalu na …”









































Rabu, 23 November 2016

GALERI : Apa Kabar Malaka ?

      
       Teringat waktu pertama kali saya berkunjung ke Malaka, kira – kira  2 tahun yang lalu tidak lama setelah Malaka diresmikan menjadi Kabupaten sendiri dan terlepas dari Kabupaten Belu. Keadaan Malaka waktu itu bisa dibilang masih semberaut, terlihat ketika saya berkeliling di pusat kota Betun  (ibu kota Malaka) yang jalan umumnya pun masih berlubang dan sempit, kantor – kantornya pun ada yang masih menggunakan gedung darurat atau rumah yang dijadikan kantor, dan mungkin orang akan merasa bahwa ke Malaka itu jauh sekali (pedalaman dan terpencil), karena akses jalan masuk menuju malaka yang rusak apalagi ketika musim hujan. Tapi ketika bulan lalu saya kembali berkunjung lagi ke Malaka, akses jalan masuknya sudah bagus dan banyak alternatif jalan yang bisa ditempuh untuk sampai di Malaka. Kita bisa mengambil arah dari jalan Hailulik, Nurobo serta jalan alternatif yang baru yaitu melewati Pantai Kolbano dan berujung di Besikama. Malaka memang saat ini masih melakukan pembangunan infrasturktur, tata kota, jalan, gedung – gedung perkantoran, dan perekonomian. Dan Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste (Dili) ini sedang membangun Pos Pelayanan Terpadu atau Pembangunan Satu Pintu didaerah perbatasan Motamasin yang dimana menjadi pintu masuk ke Negara tetangga, yaitu Timor Leste. Harapan saya, semoga Kabupaten Malaka bisa menjadi Kabupaten yang lebih dewasa, dalam artian lebih berkembang dari sekarang, karena saya yakin nantinya Malaka akan menjadi tempat persinggahan para wisatawan, pelintas dan pengunjung yang ingin pergi ke Timor Leste.







Senin, 14 November 2016

PENSI sebagai Edukasi




         SMP Katolik Adi Sucipto pada Sabtu, 5 November 2016 kemarin mengadakan pertunjukan Pentas Seni dan Budaya (PENSI) yang di gelar di depan halaman SMP Katolik Adi Sucipto Penfui - Kupang. SMP yang terletak di belakang Gereja St. Yosef Pekerja Penfui  ini mengadakan Pentas Seni dan Budaya sebagai agenda rutin mereka setiap tahunnya. Pertunjukan yang ditampilkan antara lain : Tari – tarian dari berbagai daerah, musik ansambel, puisi, stand up comedy, serta fashion show bertema pakaian adat dari setiap daerah di NTT. Hal ini dilakukan untuk membuat para siswa lebih kreatif, lebih berani tampil di depan  umum, serta memupuk pengetahuan dan rasa cinta mereka terhadap seni dan budaya lokal. Secara tidak langsung PENSI adalah bentuk edukasi diluar jam sekolah, karena dengan mengadakan kegiatan seperti ini, siswa diajarkan banyak hal, seperti tanggung jawab, kerja keras, serta bisa mengenal budaya dari keberagaman NTT melalui tari – tarian,  musik tradisional dan segala jenis kesenian yang ada pada masing – masing daerah di NTT. 



Kamis, 03 November 2016

Tips Sederhana Kuliah Sambil Kerja



     Kuliah sambil kerja itu kelihatannya keren, hebat, dan pasti orang akan berpikir “wah.. dia tipe orang yang kerja keras dan pintar”, tapi kalau anda merasakan aslinya seperti apa, kuliah sambil kerja itu sumpah, asli capenya dapet, pusingnya tujuh keliling, dan dompetnya pasti kering. Ini sama halnya dengan menikahi dua wanita yang berbeda secara bersamaan. Dan orang pasti akan bilang hebat dia, playboy kelas professor dan doktor,  tapi coba anda jalani, yah…  kalau tidak stress berarti struk. Sama seperti pengalaman saya, 5 tahun saya bekerja, 3 tahun saya kuliah sambil kerja dan 2 tahun sisanya saya sengsara, tapi endingnya saya bahagia. Bahagia karena dengan apa yang saya perjuangkan selama ini semuanya jadi tidak sia – sia, karena menurut saya kuliah itu adalah investasi yang tidak kelihatan tapi sangat berguna untuk masa depan.
     Dari pengalaman saya sebagai mahasiswa extension, ada tips – tips sederhana yang ingin saya bagikan untuk teman – teman agar bisa membagi waktu antara kuliah dan kerja, khususnya untuk teman – teman yang tidak mendapat ijin belajar dari instansi atau perusahaan tempat anda bekerja :

1 Hal pertama yang harus anda lakukan adalah bertekad dan mempunyai target. Tanamkan dalam hati dan pikiran anda bahwa sarjana harga mati. Ini adalah hal dasar yang harus anda lakukan, agar ketika anda mengalami kesulitan atau hambatan,  anda tidak mudah putus asa.
2. Aturlah waktu sebaik – baiknya. Point ini untuk anda yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak, karena pikiran dan kesibukan anda pasti akan terbagi, jadi bagilah waktu dengan sebaik – baiknya agar kesibukan anda pada saat di kantor dan di kampus tidak berantakan.
Displin kerja di kantor. Kalau selama bekerja anda orangnya kurang disiplin atau malas usahakan mulai dari anda kuliah, anda harus lebih disiplin dari biasanya,  karena hal ini akan berpengaruh pada kuliah anda.
4. Hindari membuat kesalahan saat jam kerja dan mengerjakan tugas kantor tepat waktu. Hal ini akan menghambat persiapan anda untuk pergi ke kampus, mengerjakan tugas dan hal lain yang berhubungan dengan kuliah.
5. Mendahulukan tugas kantor dari pada tugas kuliah.  Point ini untuk mereka yang bekerja pada perusahaan swasta, pegawai outsourcing atau pegawai honor, karena tidak mendapat ijin belajar seperti yang diterapkan pada pegawai negeri sipil (PNS).
6.  Mengerjakan tugas kuliah tepat waktu karena jika tidak tugas kuliah akan menumpuk disamping anda harus mengerjakan kewajiban kantor.
7. Tetap bekerja dengan semangat dan tunjukan prestasi di kantor agar pimpinan anda merasa senang dan puas dengan kinerja anda. Ini adalah bagian dari cara cerdas dalam membaca situasi jikalau sewaktu – waktu anda ingin meminta ijin untuk meninggalkan kantor karena urusan kuliah.
8. Perbanyaklah komunikasi dan pendekatan dengan dosen mata kuliah, agar anda selalu mendapat informasi mengenai nilai serta kemudahan  atau dispensasi pada mata kuliah tersebut.
9. Jangan lupa rajin berkomunikasi dan mencipatkan pergaulan yang baik dengan teman sekelas anda karena sewaktu – waktu mereka akan sangat membantu ketika anda tidak bisa mengikuti kuliah atau ujian karena kesibukan di kantor.
10. Dan yang terakhir jangan lupa berdoa, biarlah Tuhan yang menyempurnakan dan merestui segala niat dan usaha anda. Semoga bermanfaat. 



Rabu, 02 November 2016

Terapi KIWI

  



       Ada yang tau buah kiwi ? atau sering makan buah kiwi ? Buah yang memiliki bentuk menyerupai buah sawo itu memang jarang kita lihat di Indonesia apalagi di Kupang, karena memang buah kiwi bukan buah asli Indoneisa.  Buah Kiwi berasal dari China dan diperkenalkan ke Selandia Baru pada tahun 1906. Saat ini, sudah ada sekitar 10 jenis buah Kiwi yang ditanam di hampir seluruh dunia seperti di Prancis, Italia, Spanyol, AS, Afrika Selatan maupun Rusia. Jadi wajar kalu kita di Kupang jarang makan buah kiwi karena kiwi termasuk buah yang mahal dan tidak di jual di semua tempat. Di Kupang saya baru melihatnya di Lippo Plaza, yang di banderol  dengan harga Rp.40.000 / 6 buah. Di Kupang, ada dua jenis buah kiwi yang dijual, yaitu Kiwi Gold dan Kiwi Hijau yang sama – sama mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh kita, tapi ada yang tau kasiat buah kiwi ? Ternyata buah kiwi mempunyai manfaat yang besar untuk kesehatan kita, dan jika saya boleh menyarankan cobalah mulai hari ini anda terapi buah kiwi dan rasakan menfaatnya, apalagi di tengah panasnya Kota Kupang dan cuaca yang tidak menentu, buah ini sangat cocok untuk menjaga tubuh kita dari berbagai penyakit, karena 1 bulan terakhir ini saya sudah mencobanya. Berikut manfaat buah kiwi yang di rangkum berdasarkan sumber dari google :
      
       1. Khasiat Buah Kiwi Untuk Kesehatan Tubuh Kita
a.   Membantu tubuh mencerna makanan
Manfaat buah kiwi untuk pencernaan cukup besar sekali, hampir mirip dengan manfaat buah pepaya yang mengandung senyawa papainya. Dalam kiwi mentah mengandung senyawa actiniadin, sebuah enzim protein terlarut yang cukup baik untuk membantu tubuh mencerna makanan seperti papain dalam pepaya dan bromelain dalam nanas.
b.   Membantu mengelola tekanan darah
Penyakit jantung, stroke, dan hipertensi dapat muncul disebabkan karena adanya pengaruh tekanan darah yang tidak stabil. Terutama apabila tekanan darah tersebut cukup tinggi dan didukung dengan saluran pembuluh darah yang sempit. Menurut para ahli, buah kiwi mentah mengandung senyawa kalium yang cukup tinggi. dipercaya kandungan kalium tersebut mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah akan berjalan dengan lancar. Tidak hanya itu saja, kandungan kalium tersebut juga berkhasiat untuk mencegah serangan jantung. Sebab natrium (penyebab serangan jantung) dapat diturunkan kadarnya dengan mineral kalium tersebut.
c.   Melindungi tubuh dari kerusakan DNA dan cegah kanker
Oksidasi negatif atau radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel pada DNA, apabila sel tersebut sudah rusak maka tubuh kita akan sangat rentan terkena panyakit kanker yang mematikan. Buah kiwi mengandung senyawa antioksidan yang cukup tinggi, kandungan antioksidan inilah yang mampu menangkal efek buruk radikal bebas, dengan demikian buah kiwi baik untuk mencegah kanker mematikan.
d.   Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Sebuah studi yang dilakukan oleh Collins, Horska, dan Hotten telah membuktikan besarnya manfaat buah kiwi bagi kesehatan tubuh. Buah ini dikatakan mengandung vitamin C yang baik untuk memelihara sistem imun atau kekebalan tubuh.Dengan meningkatnya sistem imun dalam tubuh Anda, maka segala macam serangan penyakit dapat ditangkis. Mulai dari penyakit pilek, batuk, flu, demam, dan masih banyak lagi.
e.   Baik untuk diet
Apakah Anda sedang melakukan diet sehat penurunan berat badan? jika benar demikian, silahkan masukan buah kiwi kedalam menu diet sehat Anda. Karena khasiat buah kiwi untuk diet sangatlah menakjubkan sekali. Menurut berbagai penelitian, buah kiwi mengandung serat tinggi dan glikemik indeks yang rendah. Kandungan serat akan membantu tubuh mengikat lemak berlebih, sedangkan glikemik yang rendah akan mencegah pembentukan lemak.
f.    Melancarkan sistem pencernaan
Diare, sembelit, dan disentri merupakan masalah pencernaan yang sering muncul akibat tubuh kurang asupan serat. Untuk mencukupi asupan serat Anda dapat mengonsumsi buah kiwi secara rutin. Menurut beberapa ahli gizi, buah kiwi mengandung serat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian Anda. Tidak hanya mampu mengatasi sembelit dan diare saja, namun jika dikonsumsi secara rutin sistem pencernaan Anda jauh lebih sehat dan lancar.
g.   Mencegah pembekuan darah
Manfaat buah kiwi untuk kesehatan selanjutnya adalah mencegah pembekuan darah. Munculnya pembekuan darah sangatlah buruk bagi kondisi kesehatan tubuh kita, sebab pembekuan tersebut menyebabkan stroke dan bahkan serangan jantung. Konsumsi buah kiwi 2-3 butor setiap hari dipercaya mampu menurunkan resiko pembekuan darah sebesar 18 % dan menurunkan resiko trigliserida sebesar 15 %. Sehingga baik untuk menekan resiko serangan jantung.
h.   Baik untuk menekan resiko diabetes
Buah kiwi dikatakan mengandung glikemik yang cukup rendah, sebab ladar glikemik indeks dari buah ini hanya 4. Dengan kandungan GI rendah, buah kiwi tidak akan membuat resiko diabetes menjadi tinggi.
Malahan, kandungan serat larut dalam buah satu ini dipercaya sangatlah baik untuk menurunkan kadar gula dalam darah secara maksimal. Saya sangat menyarankan bagi Anda yang berasal dari keluarga penderita diabetes untuk mengonsumsi buah kiwi secara rutin.
i.     Mencegah degenerasi macula
Sebuah studi penelitian telah membuktikan bahwa 110.000 pria dan wanita mengalami penurunan resiko degenerasi makula sebesar 36 % setelah mereka mengonsumsi 3 porsi buah kaya akan lutein dan zeaxanthin. Menurut para ahli, kedua senyawa tersebut mampu mencegah oksidasi negatif penyebab munculnya degerenasi makula pada bagian organ mata Anda, baik itu pada orang dewasa ataupun anak-anak.
j.    Mengatur keseimbangan alkali dalam tubuh
Khasiat buah kiwi untuk keseimbangan alkali dalam tubuh cukup luar biasa. Termasuk kedalam buah yang bersifat “basa”, kiwi mampu mengatur keseimbangan alkali asam basa dalam tubuh. Dengan adanya keseimbangan alkali ini, metabolisme dalam tubuh akan berjalan dengan lancar. Bahkan beberapa gangguan kesehatan bisa dicegah karena adanya keseimbangan alkali tersebut.
k.   Terhindar dari residu pestisida
Buah kiwi pada tahun 2012 sampai sekarang telah termasuk kedalam top 10 makanan yang tidak mengandung residu pestisida, sehingga sangat aman apabila kita konsumsi. Bagi Anda yang mencari makanan bernutrisi bersifat organik, saya rekomendasikan untuk mengonsumsi buah kiwi yang sudah matang. Sebab kandungan gizi dalam buah ini sangat baik untuk dicerna tubuh.
l.     Makanan yang lezat
Anak-anak sangat menyukai makanan yang memiliki rasa cukup lezat dan eksotis. Anda dapat memberikan si kecil konsumsi buah kiwi, karena buah satuini memiliki rasa yang cukup lezat untuk lidahnya. Selain memiliki rasa lezat, si kecil juga akan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dari buah satu ini. Kandungan nutrisi tersebut antara lain seperti vitamin, mineral, kalsium, dan masih banyak lagi.
m. Membantu proses detoksifikasi
Detoksifikasi merupakan sebuah proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. organ yang paling dominan dalam detoks adalah hati atau liver. Untuk mengoptimalkan kinerja liver Anda dapat mengonsumsi buah kiwi. Sebuah studi di Universitas of Yale, membuktikan bahwa buah kiwi mengandung serat fuzzy yang cukup tinggi. kandungan tersebut dipercaya baik untuk memindahkan racun dari dalam tubuh Anda keluar melalui sistem pencernaan.

      2.   Manfaat Buah Kiwi Untuk Kecantikan Kulit



Khasiat buah kiwi tidak hanya untuk kesehatan saja, akan tetapi beberapa praktisi kecantikan juga menyarankan konsumsi buah kiwi untuk menjaga kulit tetap sehat dan cantik secara alami.
       a.  Baik untuk cegah degenerasi
Degenerasi kulit dapat menyebabkan munculnya berbagai macam masalah kesehatan dan kecantikan. Sinar matahari disinyalir sebagai penyebab utama degenerasi tersebut. Hal ini dibuktikan dengan beberapa orang yang mengalami kanker kulit setelah berjemur di siang hari. Untuk mencegah efek buruk sinar matahari, Anda dapat mengonsumsi buah kiwi secara rutin. sebab buah ini mengandung vitamin C dan E yang bersifat antiosksidan. Sehingga mampu menangkal efek buruk radikal bebas.
       b.  Menjaga kulit tetap awet muda
Manfaat buah kiwi terkait antioksidan tidak hanya mampu mencegah degerenasi saja, tetapi kandungan tersebut juga cukup baik untuk mencegah munculnya keriput dan kerutan tanpa penuaan dini. Caranya cukup dengan menggunakan masker buah kiwi yang dicampur dengan perasan lemon. Gunakan masker alami tersebut secara rutin setelah mandi selama 30 menit saja. Dengan tidak adanya kerutan dan keriput, Anda akan nampak 10 tahun lebih awet muda dari pada orang lain. selengkapnya baca juga tips sederhana agar tetap selalu awet muda.

3. Manfaat Buah Kiwi Untuk Ibu Hamil dan Menyusui



Khasiat buah kiwi terakhir adalah untuk ibu hamil dan menyusui. Ada banyak sekali khasiat kiwi untuk kehamilan, mulai dari mengoptimalkan pertumbuhan janin sampai memacu keluarnya ASI yang berkualitas.
a Mengoptimalkan pertumbuhan janin
Buah kiwi tergolong sebagai buah-buahan yang mengandung berbagai macam nutrisi, mulai dari vitamin, mineral alami, antioksidan, dan lain sebagainya. kandungan-kandungan nutrisi inilah yang mampu mengoptimlkan tumbuh kembang janin. Menurut sebuah studi penelitian tahun 2009, asam amino dalam buah kiwi mampu mengoptimalkan perkembangan sistem saraf pusat bayi. Sedangkan kandungan kalsiumnya cukup baik bagi pertumbuhan tulang dan giginya.
b Mengoptimalkan keluarnya ASI
Bagi Anda yang memiliki masalah dengan ASI, silahkan mengonsumsi buah kiwi secara rutin. Dengan kandungan laktasif, asam folat, dan berbagai mineral alaminya, buah kiwi sangat baik untuk memacu keluarnya air susu tersebut. Tidak cukup hanya memacu mengeluarkan ASI saja, tetapi kandungan berbagai macam nutrisi di dalamnya sangat baik untuk meningkatkan kualitas air susu Anda kepada si kecil.
Tapi, tidak semua orang diperbolehkan mengonsumsi buah kiwi, beberapa kandungan senyawa dalam buah kiwi dapat sangat berbahaya bagi Anda yang menderita penyakit tertentu. Berikut beberapa orang yang tidak dianjurkan untuk konsumsi buah kiwi :
a   Penderita ginjal dan batu empedu: buah kiwi mengandung zat oksalat yang cukup tinggi. kandungan tersebut apabila terkonsentrasi secara berlebihan dalam tubuh akan berubah menjadi endapan kristal. Sehingga sangat tidak baik bagi kondisi ginjal dan empedu Anda.
b  Penderita alergi lateks: buah kiwi mengandung senyawa lateks yang cukup tinggi, sama halnya dengan kandungan lateks pada buah pepaya. Bagi Anda yang alergi dengan kandungan tersebut, saya sarankan tidak mengonsumsi buah kiwi dengan alasan apapun.

Nah… jika anda tidak memiliki halangan seperti diatas, anda bisa mencoba terapi sehat tapi sederhana dengan buah kiwi minimnal 3 kali seminggu agar tubuh anda sehat, semoga bermanfaat. 


(sumber : www.google.com)